Angga dan pengusaha sukses

 paragraf 1 : saya tk  di  KASIH IBU di dekat rumah saya, setelah itu saya lanjut sekolah sd di sd MI MIFTAHUL HUDA saya bersekolah selama 6 tahun. Setelah lulus sd saya lanjut sekolah  di SMPN NEGRI 30 MALANG di sini saya mulai menemukan jati diri saya, saya mulai merencanakan masa depan saya dan memilih jurusan smk.

Orang yang menginspirasi cita' saya menjadi pengusaha sukses adalah seorang konten kreator di tiktok yg bernama iben beliau adalah owner dari usaha sambel bakar yg sukses sekarang.


                  foto saya saat masi tk
  

paragraf 2 : saya sekarang bersekolah di SMKN 6 MALANG saya mengambil jurusan TJKT, saya juga mengikuti eskul palasena disekolah ini. saya mencoba mencari modal dengan cara menabung, setelah modal terkumpul saya mencoba membuat usaha kecil-kecilan seperti membuat kue. Dan saya juga mencoba mempromosikan produk saya ke teman-teman dan keluarga terdekat saya.Saya sering menonton video beliau di waktu luang, dari cara beliau bekerja keras, berinovasi, dan mempromosikan produknya saya merasa sangat termotivasi. Bagi saya, iben bukan hanya sekadar konten kreator, tetapi juga seorang panutan yang menunjukkan bahwa anak muda bisa berhasil apabila mau berusaha, berani mencoba, dan tidak mudah menyerah. Dari situlah saya mulai menanamkan dalam hati bahwa saya juga bisa menjadi seorang pengusaha sukses di masa depan. Jurusan TJKT atau Teknik Jaringan Komputer dan Telekomunikasi saya pilih karena saya percaya bahwa teknologi adalah bidang yang sangat penting di era modern. Dengan memahami dunia jaringan, komputer, dan internet, saya tidak hanya memiliki keahlian yang berguna untuk masa depan, tetapi juga mendapatkan cara berpikir yang lebih sistematis dan kreatif. Selain belajar di kelas, saya juga aktif mengikuti kegiatan ekstrakurikuler Palasena, sebuah wadah yang membantu saya mengasah kemampuan non-akademik, seperti kepemimpinan, kerja sama tim, dan rasa tanggung jawab terhadap sesama.

Dalam perjalanan menabung untuk modal, saya belajar arti kesabaran. Tidak mudah menahan diri untuk tidak membelanjakan uang jajan demi sesuatu yang lebih besar di masa depan. Namun, saya percaya bahwa setiap rupiah yang disimpan adalah langkah kecil menuju cita-cita besar. Ketika akhirnya modal terkumpul, saya memberanikan diri membuka usaha kecil-kecilan. Walau sederhana, seperti membuat kue, tetapi pengalaman ini memberi saya banyak pelajaran berharga. Saya belajar bagaimana mengatur waktu antara sekolah dan usaha, bagaimana menentukan harga yang sesuai, serta bagaimana menghadapi kritik dari orang lain. Semua itu membuat saya semakin yakin bahwa dunia usaha adalah jalan yang ingin saya tempuh.

Saya juga berlatih mempromosikan produk melalui media sosial dan dari mulut ke mulut. Saya mulai dari teman-teman sekolah, lalu keluarga terdekat. Respons mereka sangat berarti bagi saya, baik pujian maupun masukan. Dari situ saya semakin bersemangat untuk terus berinovasi, mencari resep baru, dan meningkatkan kualitas produk yang saya buat.

 


                       contoh ide jualan 


paragraf 3 : jika di masa depan saya menjadi pengusaha sukses hal pertama yang akan saya lakukan adalah membahagiakan kedua orang tua saya dan keluarga, saya juga akan berbagi kepada orang-orang yang membutuhkan. saya juga akan menabung untuk masa tua yang akan mendatang agar memiliki dana darurat jika terjadi hal yg tidak di inginkan. 

Membahagiakan orang tua bagi saya adalah tujuan utama, karena tanpa doa dan dukungan mereka, saya tidak akan bisa sampai sejauh ini. Saya ingin membuat mereka bangga dan menunjukkan bahwa semua kerja keras mereka dalam membesarkan saya tidak sia-sia. Selain itu, saya juga ingin berbagi kepada orang-orang yang kurang beruntung. Menurut saya, kesuksesan sejati bukan hanya soal materi, tetapi juga tentang seberapa besar manfaat yang bisa kita berikan kepada orang lain.

Saya bercita-cita memiliki usaha yang bisa membuka lapangan kerja bagi banyak orang. Dengan begitu, saya tidak hanya menguntungkan diri sendiri, tetapi juga membantu masyarakat sekitar. Saya ingin menjadi pengusaha yang jujur, inovatif, dan mampu bersaing secara sehat. Menabung untuk masa tua juga tidak kalah penting, karena hidup penuh ketidakpastian. Dengan dana darurat, saya bisa lebih siap menghadapi hal-hal yang tidak diinginkan.

Akhirnya, semua perjalanan ini mengajarkan saya bahwa untuk meraih mimpi dibutuhkan kesabaran, ketekunan, dan keberanian. Saya percaya bahwa jika terus belajar, bekerja keras, dan tidak menyerah, suatu hari nanti saya bisa menjadi pengusaha sukses seperti yang saya cita-citakan sejak SMP.




Komentar

Postingan populer dari blog ini

UTS IPS (Fadhil)

UTS IPS (angga)