Tugas Ipa (Fadhil)

 Video Wawancara












(Tugas Mandiri) 

• Laporan Hasil Observasi :

- Natrium Benzoat

Natrium benzoat adalah zat aditif makanan, sering disebut sebagai pengawet, yang berfungsi untuk menghambat pertumbuhan mikroba seperti bakteri, jamur, dan khamir, sehingga memperpanjang masa simpan produk olahan seperti makanan kemasan, minuman, dan produk perawatan tubuh.

- Rumus Bahan Kimia

Rumus kimia untuk natrium benzoat adalah C₇H₅NaO₂ atau C₆H₅COONa.

- Batas Yang Diizinkan (Dayli Intake) 

Batas benzoat yang aman dikonsumsi tubuh setiap hari, kata Dedi, harus kurang dari 10 miligram per kilogram berat tubuh. 

Contoh :

untuk seseorang yang memiliki berat badan 60 kilogram, batas maksimumnya adalah 600 miligram sehari.

- Efek Negatif Jika Dikonsumsi Jangka Panjang

Konsumsi natrium benzoat jangka panjang berisiko menimbulkan efek negatif serius seperti peningkatan risiko kanker karena pembentukan benzena, kerusakan hati dan ginjal, gangguan perilaku hiperaktif pada anak, serta peradangan dan reaksi alergi pada beberapa individu. Meskipun dianggap aman dalam batas wajar, paparan kronis dapat memicu masalah kesehatan lain seperti gangguan pencernaan dan penurunan kadar kalsium serta kalium dalam tubuh. 

Efek Negatif yang Potensial :


- Risiko Kanker: Natrium benzoat dapat berubah menjadi benzena, senyawa karsinogenik (penyebab kanker), terutama jika dicampur dengan vitamin C pada minuman ringan dan terpapar cahaya atau panas. 

- Kerusakan Organ: Studi menunjukkan bahwa konsumsi natrium benzoat dalam jangka panjang dapat menyebabkan kerusakan pada hati dan ginjal, karena organ-organ ini aktif memetabolisme zat toksik. 

- Perilaku Hiperaktif pada Anak: Beberapa penelitian, termasuk yang diterbitkan di The Lancet, mengaitkan natrium benzoat dengan peningkatan hiperaktivitas pada anak-anak. 

- Peradangan dan Alergi: Natrium benzoat berpotensi mengaktifkan jalur inflamasi dalam tubuh. Beberapa orang juga dapat mengalami reaksi alergi seperti gatal dan bengkak setelah mengonsumsinya. 

- Gangguan Pencernaan: Natrium benzoat dapat memicu gejala penyakit asam lambung (GERD) dan menyebabkan mual, muntah, serta nyeri perut. 

- Penurunan Kadar Mineral: Asupan natrium benzoat yang tinggi dapat menurunkan kadar kalsium dan kalium dalam tubuh.

- Stres Oksidatif: Penelitian pada tikus menunjukkan bahwa natrium benzoat dapat meningkatkan stres oksidatif di otak, yang berhubungan dengan gangguan memori dan koordinasi motorik. 

Faktor yang Meningkatkan Risiko :

- Paparan Dosis Tinggi: Konsumsi berlebihan dalam jangka panjang dapat menguras manfaat bahan alami dan meningkatkan risiko masalah kesehatan. 

- Kombinasi dengan Bahan Lain: Kombinasi natrium benzoat dengan vitamin C dalam minuman dapat mempercepat pembentukan benzena. 

- Kondisi Penyimpanan: Paparan panas dan cahaya dapat memicu pembentukan benzena dari natrium benzoat. 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

UTS IPS (Fadhil)

UTS IPS (angga)